5. MEMBINA DIRI
Senantiasa dalam setiap kesempatan, Saya selalu mengingatkan kepada para umat awam yang ingin sukses dan bahagia, yang ingin menciptakan surga di dunia, janganlah lupa membina diri.
Karena tujuan akhir hidup manusia bukanlah kenikmatan saat ini, tetapi adalah pada saat pemadaman nafsu, yang disebut Nirvana. Sang Buddha mengatakan orang bodoh mengejar kenikmatan duniawi untuk memuaskan nafsunya dari hari ke hari, mereka percaya bahwa mereka bahagia, bisa dikatakan mereka hanya memakan sejumlah rumput dan mengacuhkan seluruh bukit kenikmatan.
Kenikmatan duniawi itu cuma senilai seper enambelas (1/16) dari kegembiraan yang didapat dari pembinaan diri dan dapat memadamkan nafsu. Membina diri penting agar kita senantiasa dapat berbahagia pada saat ini dan pada saat kehidupan berikutnya, untuk mempertahankan kehidupan yang sukses dan bahagia, maka membina diri adalah mutlak.
Perlu suatu disiplin yang teguh dalam membina diri ini. Membina diri dapat dilaksanakan setiap hari dengan cara bermeditasi, membaca mantra ataupun melakukan puja bakti. (topik disiplin diri sudah dibahas di bagian depan)
Kegiatan tersebut dapat dilakukan secara bersamaan atau terpisah sendiri-sendiri. Apabila dilakukan bersamaan tentu akan lebih baik. Membina diri bagi umat awam dapat dilakukan di rumah atau di Vihara.
Penulis sangat menyarankan dan mendorong umat dapat melakukan pembinaan diri setiap hari di rumah dengan disiplin yang ketat. Karena dengan kegiatan tersebut, maka senantiasa kita terjaga dan waspada, serta dapat mencapai kesuksesan dan kebahagiaan yang panjang.
Banyak umat yang setelah sukses, melupakan pembinaan diri, bahkan menjadi merosot mental dan prilakunya, hal mana yang tentunya sangat disayangkan. Meditasilah minimum 20 menit sehari, membaca mantra minimum 30 menit sehari, melakukan puja bakti minimum 30 menit perhari. Anda akan lahir sebagai manusia baru, yang berbahagia disini dan dialam sana, lakukan secara terus-menerus dan disiplinlah.
Dengan benteng pembinaan diri ini, kita senantiasa mengasah pisau hati kita agar tetap komitmen dengan Dharma. Agar tetap komitmen untuk mensucikan pikiran, mengurangi perbuatan jahat, memperbanyak perbuatan baik.
Dengan demikian karma baik akan senantiasa mengikuti kita, kita ingin menciptakan surga di dunia ini dan menikmati surga di alam berikutnya. Semoga Sang Buddha memberikan penerangan Dharma kepada semua makhluk. Semoga semua makhluk dalam perjalanan mereka dapat memperoleh kebahagiaan, menikmati kebahagiaan mereka dan lepas dari segala penderitaan.
.
Showing posts with label MENCIPTAKAN SURGA DI DUNIA : 5.Membina Diri. Show all posts
Showing posts with label MENCIPTAKAN SURGA DI DUNIA : 5.Membina Diri. Show all posts
Thursday, July 29, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)